Beberapa yang akan tampil di BISIS edisi Bulan Februari 2011 al sbb:


- Mimbar Siswa:....Menyontek=BERBOHONG


Learning International Language
By Isma X AK1
We live in modern era in anywhere. People communicate from anywhere in the world by any languages. We know all of us are different, including is the language. There are many languages in the world. Some of them are international languages as English, Spanish, Japanese, etc.
Learning international language is important for us. If we can speak international language, it can help us to communicate with other people in the world. The other useful if we can speak international are we can get any more chance to come in international world. And of course if our school is international school we have to speak international language everyday. It means we need international language so much.
In our beloved school Nesaba Vocational school, we learn one of international language that is English. Not only in vocational school but also in elementary school, junior high school and high school learn international school. Even some school was learning not only one international school but more that it.
Although our school learns one international language; it is better, guys. But I think be better again if we learn more international languages. Although we learn many international languages in the world, please, never forget to learn Javanese. It is our language, man.


Pengaruh Globalisasi
By Sri Nuryati, kelas X TKJ
Globalisasi merupakan suatu tatanan yang bersifat mendunia; tidak mengenal batas wilayah. Jarak suatu Negara bukan lagi hambatan komunikasi. Perkembangan masyarakat di era globalisasi sangat cepat dengan adanya suatu alat komunikasi. Apalagi di jama sekarang banyak muncul alat komunikas yang lebih canggih misalnya; televise, ardio, dan yang lebih dikenal saat ini adalah handphone dan internet. Apalagi kalau kita kuarang mengetahui alat komunikasi tersebut, maka akan banyak orag beranggapan kalau kita ketinggalan zaman. Globalisasi tersebuut berlangsung di segala bidang kehidupan misalnya bidang ideology, politik, social budaya, agama dan masih banyak lagi. Tentu saja adanya globalisasi pasti ada suatu dampak baik atau positif dan buruk / negative. Sebagai masyarakat yang baik kita harus bisa mengambil dampak positifnya dan menjauhi dampak negatifnya demi perkembangan bangsa.
Salah satu dampak positif yang dapat kita ambil misalnya adanya perkembangan internet. Kita bias memanfaatkan internet untuk keperluan pendidikan bukannya malah disalahgunakan untuk hal-hal yang negative. Selain itu kita harus bias mengendalikan diri untuk tidak mengikuti dampak negtaifnya. Misalnya, dalam bidang social budaya bias kita lihat dengan berkembangnya pergaulan bebas, pemakaian narkoba ataupun miras. Perkembangan free sex di masyarakat Indonesia yang terpengaruh oleh bangsa-bangsa brat, misalnya mode apakain yang cenderung terbuka dan kurang sopan. Kita juga lebih tertarik dengan budaya Negara laian daripada Negara sendiri. Untuk itu, kita harus menanamkan rasa nasionalisme atau cinta tanah air semenjak dini. Agar kita terpengaruh oleh dampak negative dari Globalisasi, maka kita harus memperdalam ilmu agama agar kita tidak terjerumus ke dalam hal-hal negative.
Baca Dulu, Jika Ingin Dapatkan AKu
Dengan membaca kita dapat membuka jendela dunia (bener kan?). Mengungkap dan menyelusuri akan semua ataupun sebagian hal yang belum dimengerti (luas bangets ci. .he. .. he ..) ya dengan membaca tentunya.
Membaca merupakan suatu proses yang strategis dan interaktif. Mengapa dikatakan demikian? Kebiasaan membaca yang dimulai sejak dini akan dapat meningkatkan kemampuan untuk menikmati unsur-unsur grafis yang ada didalam buku tersebut, misalnya mengenai warna, pesan yang akan disampaikan dan lain-lain (lain-lainnya apa itu? Baca dulu ya?).
Ada beberapa teknik membaca supaya dapat menemukan info fokus dengan efisien, yaitu:
1. Baca Pilih (sekilas)
2. Baca Lompat (Skipping)
3. Baca Layap (Skimming)
4. Baca Tatap (Scanning)
Banyak manfaat yang dapat diperoleh dari membaca, antara lain :
1. Memperoleh pengetahuan dan wawasan baru yang akan semakin meningkatkan kecerdasan. Nah......kalau sudah begini, kita akan lebih mempu menjawab tantangan hidup pada masa mendatang (ingat ya....zaman semakin modern).
2. Dengan membaca dapat memberi kesempatan untuk belajar melalui kehidupannya. Belajar disini akan menambah kedewasaan kita, misalnya dalam mengambil suatu keputusan supaya tidak asal (kalau asal nanti nyesel lagi, ya nggak?).
3. Memperkaya Perbendaharaan Kata dan Bahasa Siapa yang gemar membaca, maka akan meningkatkan kosakata & kecakapan yang dimilikinya (lebih berwibawa dunk, so pasti).
4. Melatih Emosional dan Mental
Buat yang sering demam panggung alias grogi, sering-sering aja baca dech membaca.. Demam panggung biasanya disebabkan karena kurang percaya diri, kenapa sich? Pernah ada yang menjawab karena takut kalau ditanya sesuatu tidak bisa menjawab. Nah.....solusinya apa coba....MEMBACA, ya nggak???
5. Meningkatkan Imajinasi
Dari membaca kita dapat mengeluarkan ide-ide yang terpendam. Duh....kan mubadzir...siapa tahu nanti dengan menulis kita dapat menjadi orang terkenal (Amin...siapa tahu ya).
Biar membaca lebih asyik...maka jadikan membaca menjadi bagian dari hidup. Bukankah sebagai pelajar yang masih mencintai iman membaca merupakan bagian dari ibadah? (tapi ilmunya diamalkan ya!). Ada beberapa tips supaya belajar lewat membaca lebih asyik, nach ini dia...Kobarkan dengan 5 :
1. Niat
2. Cita-cita yang dahsyat
3. Paham akan manfaat
4. Dengan sumber ilmu dikit (kan proses, jadi jangan banyak-banyak dulu,he...he...)
5. Gigih (jangan setengah-setengah ya, langsung aja maju pantang mundur, ok).
Niat yang benar membuat belajar menjadi ringan, cita-cita yang besar membuat belajar punya tujuan. Nggak usah jauh-jauh, contohnya saudara kita, ya Vita Warandika kelas XI AP 2. Ada apa sich dengan dia, bukan ada apa dengan cinta ya? He...he...Vita adalah yang mendapatkan Book Lover Award Perpustakaan kita tercinta periode 2008/2009. Soalnya Vita anak yang paling rajin ke Perpustakaan (ah...aku jadi pingin). Sudah tahu Vita kan? Sudah pati kita bisa menebak gimana seseorang yang gemar membaca. Siapa nanti yang akan mendapatkan Book Lover Award periode 2009/2010? Nah...bagi yang pingin dapat, rajin–rajin keperpustakaan ya, siapa tahu kan kamu yang dapat?
Membaca memerlukan waktu (ya...iyalah sudah pasti). Buat para pembaca, manfaatkanlah waktu yang ada dengan sebaik-baiknya. Waktu adalah pedang dari kehidupan, jika kita tak dapat memanfaatkan waktu dengan baik, maka waktu yang kita sia-siakan akan menikam kita (istilahnya ya?). Sebagai seorang pelajar, jadikanlah membaca sebagai kewajiban, OK....sukses buat semuanya...selamat membaca dan buktikan manfaatnya (bukan khasiatnya ya, miriplah he...he...?).
By : Diana@ XII Ape Satoe
Seperti tahun-tahun sebelumnya, bila tahun ajaran baru, BISIS selalu mengadakan perekrutan redaktur baru untuk mengisi kekosongan dari beberapa redaktur lama; yakni kelas XII yang baru saja lulus. Pada perekrutan kali ini, Kru BISIS periode lama yang masih menjabat bekerja sama dengan KOMUNITAS PENA mengadakan seleksi perekrutan redaktur baru BISIS periode 2009-2010 pada hari Sabtu, tanggal 8 Agustus 2009 di Gedung Aula SMK 1 Batang
Proses seleksi yang dimulai pukul 09.00 WIB sampai 12.30 WIB ini diikuti oleh 26 siswa-siswi kelas X, yang berasal dari semua jurusan di SMK 1 Batang ini.Nama-nama para peserta seleksi dan kelas mereka adalah seperti di bawah ini:
1.Ela Tiara, kelas X PB
2.Amalia RIski, kelas X PB
3.Virgiana Rystanti ,kelas X PB
4.Nurul Arimaya, kelas X PB
5.Rias Shanti Karina, kelas X PB
6.Lestia Nurul Khikmawati Naca, kelas X PB
7.Nalurita Septiarini, kelas X PB
8.Sugiarti, kelas X PB
9.IKa Widyningsih, kelas X PM2
10.Septa Mandalasari P, kelas X AP2
11.Ika Arafia, kelas X AK1
12.Ismawati, kelas X AK1
13.Indriati, X AK1
14.Indah Pujiasih, X Ak1
15.Riyan Aprianto, kelas XAK1
16.Arbi mUchtarom, XPM2
17.Karmila, XPM2
18.Kilma Sari, XPM2
19.Irma Feronita, XAP1
20.Wiwik Aprianingsih, X AP2
21.Sushmita Zen, X AP2
22.Linatul Maftikhah, X TKJ
23.Ani Susilowati, X TKJ
24.Apriani, X TKJ
25.Dwi Meliyani, X TKJ
26.Sri Nuryati, X TKJ
Dari berbagai tahapan seleksi yang antara lain meliputi: Wawasan Kepenulisan, Wawasan Media, dan Kemampuan Menulis, maka KOMUNITAS PENA yang diketuai oleh T.Jirien, SPd, selaku TIM Penyeleksi akhirnya pada tanggal 10 Agustus 2009 mengirimkan hasil seleksi kepada Pembina BISIS.Dari hasil seleksi tersebut, akhirnya Pembina BISIS mengambil empat dari peserta terbaik untuk bergabung dengan BISIS periode 2009-2010 sebagai redaktur.Adapun nama keempat peserta terbaik tersebut adalah sebagai berikut: