...........|| Monday, December 1, 2008 ||

ESKUL Di MUSHOLA

Ketika Musaholla Menjadi Tempat Kegiatan ESKUL


Label: BISIS edisi November-Maret 2008


Di Qur'an disebutkan, hanya orang-orang beriman kepada Allah dan hari akhir sajalah yang mau memakmurkan masjid-masjid Allah. Lalu apa maksud memakmurkan masjid-masjid Allah itu? Apakah membuat ramai, bising, atau gaduh masjid dengan amalan-amalan bid'ah yang tidak ada contohnya dari Nabi Muhammad Saw para Sahabat R.Ha?

Bu Lies dan konco-konco di pelatihan Debat Bahasa Inggris


Memakmurkan Mushola dengan Kegiatan Eskul dan OSIS

Adalah mushola SMK N 1 Batang, yang sebelumnya sepi, akhir-akhir ini kelihatan ramai dengan kegiatan eskul dan OSIS. Ada apa gerangan? Mengapa mushola sekolah kita akhir-akhir ini makin ramai dengan kegiatan? Ketika kru BISIS bertanya kepada salah seorang anggota OSIS, mereka mendapat informasi kalau ruangan OSIS temapt mereka biasa mendakan pertemuan sedang direhab.Begitupun dengan beberapa kegiatan eskul dan kegiatan isindental lain ; seperti pelatihan debat bahasa Inggris menggunakan ruang mushola dengan alasan lebih nyaman dan enjoy.
Persoalannya adalah ketika ada siswa, guru atau karyawan staf TU yang bermaksud untuk sholat sunnah, baca quran atau dzikir; maka kegiatan eskul dan OSIS tersebut relatif mengganggu ibadah pribadi orang lain.
Namun keadaan darurat dan anomalitas sekolahlah yang mengakibatkan beberapa kegiatan itu terpaksa menggunakan mushola sebagai pilihan alternatif; selain nyaman dan enjoy juga kepemilikan mushola sebagai tempat yang bersifat sangat umum dan terbuka.
Semoga saja mushola kita yang mungil itu bisa meluas dan makin nyaman sebagai mana bangunan-bangunan lain yang terus bemunculan memenuhi bumi ini. Mushola, Masjid tempat sujud; sebuah tempat yang Allah muliakan di muka bumi ini, sangat diharapkan menjadi tempat bagi manusia untuk memperbaiki diri dan membentuk diri menjadi makhluk yang paling mulia sebagai hamba dan pengelola bumi ini.



Bu Ning and Bu Nia di pelatihan Debat Bahasa Inggris



Yati Octa, Nasiyati, Nur Farida dan konco-konco di pelatihan Debat Bahasa Inggris
....baca juga BISIS Edisi sebelumnya


 0 Comments:

Post a Comment

<< Home