...........|| Friday, May 23, 2008 ||

wisata


IAK SMK N 1 BATANG di Bromo

PENGALAMAN INDAH DI GUNUNG BROMO


SMK Negeri I Batang, yang dikepalai oleh Bapak Drs. Sugito, menugaskan kepada Program Keahlian Akuntansi untuk melaksanakan program Study Banding dan wisata, bagi siswa-siswi kelas X ( satu ). Oleh Program Keahlian Akuntansi kemudian ditindaklanjuti dengan membentuk panitia, yang dikomandani oleh Drs. Sulistio, diasisteni Arwin Lestari, S.Pd, dan didukung penuh oleh Triyono, S.Pd, Oktriana, S.Pd, Edy Sutrisno, C S.Pd, Sartono, BA, H. Tugiman, BA dan Sicantik Nia BM.
Bersama-sama dengan anak-anak akuntansi kelas X Ak1 dan X Ak 2, melaksanakan program study banding di PT Suara Merdeka dan dilanjutkan dengan wisata alam ke komplek gunung-gunung besar yang berada diwilayah Jawa Timur diantaranya yaitu gunung Semeru, gunung Tengger dan gunung Bromo, dan dilanjutkan di wahana permainan Jatim Park, dan petik buah apel.

Pesona alam yang indah, sejuk dan damai adalah sebuah obat yang mujarab untuk menghilangkan suasana hati dan pikiran yang penat. Untuk bisa menemukan suasana yang tenang dan damai salah satunya adalah bisa dengan melakukan wisata.

Sebuah kebesaran Tuhan ketika kita bisa berada tepat diatas puncak gunung, karena disana kita bisa melihat gunung-gunung besar yang mengelilingi dan sekaligus kita bisa menikmati indahnya matahari terbit. Konon ceritanya, untuk menikmati Sun Rise yang terindah di dunia, gunung Bromo menempati peringkat 2 yang terindah setelah gunung Fujiyama yang ada di negara Jepang.

Inilah pengalaman indah kami

Untuk bisa sampai diatas puncak kawasan Gunung Semeru, Tengger dan Bromo, ternyata kami harus berganti armada, yang tadinya bus wisata diganti dengan armada khusus, yaitu Jeep ( Hartop ) dan mobil Travel.
Kami mulai naik ke puncak kira-kira jam 02.30 WIB dan sampai disana sekitar jam 04.00, ketika kami turun dari mobil, hawa dingin pegunungan mulai menusuk tulang, untung kami semua sudah siap dengan perlengkapan seperti jaket, tutup kepala dan sarung tangan.
Kami beristirahat sebentar sambil menunggu waktu subuh tiba, setelah sholat subuh, kamipun langsung bergegas naik ke puncak pananjakan untuk menikmati indahnya matahari terbit. Tak berapa lama waktu yang kami tunggu pun datang, tiba-tiba sebuah sinar pecah dari balik pegunungan nan jauh disana, dan berlahan-lahan muncul cahaya merah merekah, bagai bola api besar dan akhirnya sinar itupun menerangi kawasan alam pegunungan yang indah. Berulang kali kami berteriak meluapkan kekaguman kami akan kedasyatan alam yang indah yang Tuhan ciptakan untuk umat manusia di dunia ini.

Setelah kami puas berada dipuncak, kemudian kami turun untuk menikmati indahnya Kawah Bromo. Jalan yang berliku, dan turunan yang curam, menambah petualangan wisata kami menjadi lebih bermakna dan lengkap, betapa tidak, suasana hati kami saat itu bercampur baur, antara rasa takut, senang, tegang, tapi juga ada kedamaian hati yang kami rasakan.
Saat berada dalam perjalanan turun, kami memandang ke bawah, dan apa yang kami pikirkan…..? oh Tuhan….Engkau ciptakan alam yang indah dan megah untuk kami nikmati. Seketika itu pula, terbesit dalam hati kami, bahwa ternyata manusia hanyalah makluk kecil yang tidak ubahnya seperti semut yang berjalan-jalan diatas tanah.

Setelah sekitar 45 menit perjalanan menyusuri tikungan tajam, turunan curam dan lautan pasir yang luas, tibalah kami di kawasan kawah bromo. Kami turun dari mobil, dan melakukan perjalanan kaki, kira-kira berjarak tempuh skitar 3-4 Km dari pemberhentian armada kami. Oh iya… disana juga disediakan kuda, bagi yang tidak mau berjalan kaki bisa naik kuda dengan membayar ongkos naik antara Rp 10.000,00 – Rp 15.000,00.

Ketika kami sudah sampai diatas kawah gunung bromo, selalu yang kami lakukan adalah sebuah rasa takjub, hingga kami secara tidak sadar berteriak dan menjerit, sampai-sampai kami menjadi pusat perhatian bagi para wisatawan asing yang ada disekitar kami.
Untuk mengabadikan pengalaman yang tak terlupakan tersebut, kamipun berfoto bersama, pembaca bisa melihat di tengah foto anak-anak, terdapat sesosok wajah Ki Bromo, berkostum merah, dan terlihat gagah perkasa, seperti halnya legenda yang telah mengakar di masyarakat hingga sekarang ini.

Demikian sepintas pengalaman kami di kawasan pegunungan Bromo, semoga bisa sedikit memberikan gambaran tentang indahnya gunung Bromo yang sudah mendunia.




Dari Triyono, S.Pd
Wali Kelas X Ak 1

Mo melihat wisata kelas X PJ SMK 1 Batangklik di sini
baca juga artikel tentang wisata kota Batang di sini
Mo melihat wisata Pagilaran Batangklik di sini

 0 Comments:

Post a Comment

<< Home